LBH Bukittinggi dan Semangat Bung Hatta
Bukittinggi – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bukittinggi memandang bahwa dinamika hukum yang mengemuka belakangan ini menuntut kehadiran lembaga bantuan hukum yang bekerja dengan kejujuran, sederhana dalam sikap, tetapi teguh dalam prinsip—nilai-nilai yang diwariskan oleh Bung Hatta, putra kebanggaan Minangkabau dan teladan etika bangsa.
Di tengah berbagai persoalan hukum yang sering kabur karena kepentingan tertentu, LBH Bukittinggi menegaskan bahwa advokasi harus berjalan dengan integritas, bukan dengan kepentingan pragmatis. Semangat Bung Hatta mengajarkan bahwa perjuangan membela rakyat harus dilakukan tanpa pamrih, berdasar akal sehat, dan menjunjung tinggi moral publik.
Selama ini LBH Bukittinggi hadir sebagai lembaga yang fokus pada pelayanan hukum, pembelaan warga kecil, dan kerja-kerja kemanusiaan. Namun meningkatnya kasus-kasus strategis yang menyentuh kepentingan banyak pihak kerap membuat isu hukum menjadi rumit. Di sinilah prinsip jujur, adil, dan lurus hati—nilai yang selalu ditegaskan Bung Hatta—menjadi penuntun bagi setiap langkah lembaga.
Tantangan terbesar bagi lembaga bantuan hukum bukan hanya menyelesaikan perkara, tetapi menjaga kemurnian niat untuk menegakkan keadilan, sebagaimana Bung Hatta menjaga integritasnya hingga akhir hayat. Semangat beliau menegaskan bahwa keberpihakan harus selalu diarahkan kepada rakyat, kebenaran, dan martabat manusia, bukan kepada apa pun yang mengaburkan tujuan mulia tersebut.
Gerakan pembelaan hukum adalah bagian dari pengabdian sosial. Ia hadir ketika warga tertindas, ketika suara yang lemah perlu dibela, dan ketika kebenaran harus ditegakkan dengan data serta nalar yang jernih. LBH Bukittinggi berkomitmen memastikan bahwa setiap bentuk advokasi berakar pada ketelitian, kejujuran, integritas, dan kecintaan pada rakyat—persis seperti nilai yang ditanamkan Bung Hatta.
Ke depan, LBH Bukittinggi akan tetap berjalan dengan prinsip profesional, objektif, dan merdeka secara moral.
Karena keberanian sejati bukanlah mengejar jabatan atau pengaruh, tetapi tetap istiqamah pada jalan kebenaran, sebagaimana dicontohkan Bung Hatta—sederhana dalam hidup, tetapi besar dalam integritas.
Dengan semangat itulah LBH Bukittinggi meyakini bahwa advokasi yang bersih, berakhlak, dan berorientasi pada kemaslahatan publik adalah bagian dari ibadah dan pengabdian kepada rakyat.
Tulisan Riyan Permana Putra, Direktur LBH Bukittinggi






